An independent studioStudio independen

Curious stories, carefully made.

Cerita yang bikin penasaran, digarap dengan teliti.

Scenekite is an independent studio that makes researched, illustrated stories about history, places, people and how things work, each channel in its own art style.Scenekite adalah studio independen yang membuat cerita bergambar berbasis riset tentang sejarah, tempat, manusia dan cara kerja benda, dengan gaya gambar tersendiri di tiap channel.

As of 2 November 2026Per 2 November 2026 10 channels: 1 in production, 9 in development. Nothing is on YouTube yet.10 channel: 1 sedang diproduksi, 9 dalam pengembangan. Belum ada yang tayang di YouTube.

Meet the ten channelsKenalan dengan sepuluh channel

01 Studio

One small studio. Ten channels, each with its own way of drawing a story: doodles, marker scribbles, flat vector, folded paper, fifties ad art, woodblock prints, 16-bit pixels, clay, wayang and batik, and one small figure in the dark. Satu studio kecil. Sepuluh channel, masing-masing dengan caranya sendiri menggambar cerita: doodle, coretan spidol, vektor flat, kertas berlapis, iklan tahun 50-an, cetak kayu, pixel 16-bit, plastisin, wayang dan batik, dan satu figur kecil dalam gelap.

Anchor pointTitik anchor Handle: where the line goes nextHandle: arah garis berikutnya The stroke so farGaris yang sudah jadi
The mark, labelled.Anatomi tanda kami.

Our mark is an S that is not finished yet. The stroke stops at the top curve, where an anchor point sits with its handle pulled out to the right, the way you draw a letter in a vector program. Every video is a curve we are still drawing, carefully.Tanda kami adalah huruf S yang belum selesai digambar. Garisnya berhenti di lengkung atas, tempat sebuah anchor point duduk dengan handle yang ditarik ke kanan, persis seperti menggambar huruf di program vektor. Setiap video adalah kurva yang masih kami gambar, dengan hati-hati.

Each channel goes by its own name and has its own look, voice and style guide. Scenekite stays in the background: a short card at the very end of each video that reads “a Scenekite production”.Setiap channel punya nama, tampilan, suara dan panduan gayanya sendiri. Scenekite tetap di belakang layar: sebuah kartu pendek di ujung setiap video yang bertuliskan “a Scenekite production”.

02 LineupChannel

The lineupSepuluh channel

Ten channels in ten styles, opening a few at a time. None of them is on YouTube yet, so there are no links here for now. When a channel goes live, its link will appear on this page.Sepuluh channel dengan sepuluh gaya, dibuka sedikit demi sedikit. Belum ada yang tayang di YouTube, jadi belum ada tautan di sini. Begitu sebuah channel tayang, tautannya akan muncul di halaman ini.

01/10In productionSedang diproduksi

Once Ordinary

The hidden history of everyday life

Habits, objects and customs that were once completely normal, and have quietly been forgotten.Kebiasaan, benda dan adat yang dulu sangat biasa, lalu diam-diam terlupakan.

LanguageBahasa
EnglishBahasa Inggris
LookGaya
Doodle cartoon: thick ink lines, flat bright colourKartun doodle: garis tinta tebal, warna flat cerah
LengthDurasi
10-12 min10-12 menit
Status
2 episodes finished. Not on YouTube yet.2 episode selesai. Belum tayang di YouTube.

Finished, not yet publishedSelesai, belum tayang

  1. Ep01For Centuries, Nobody Slept Through the Night10:50
  2. Ep02Eating Mummies Used to Be Completely Normal11:30
Once Ordinary banner: a doodle candle, nightcap, teacups and a scroll around the channel name.

02/10In developmentDalam pengembangan

Scribble Theory

How everyday things actually work

Everyday objects and everyday science, taken apart one question at a time.Benda dan sains sehari-hari, dibongkar satu pertanyaan demi satu pertanyaan.

LanguageBahasa
EnglishBahasa Inggris
LookGaya
Black marker on lined notebook paper, highlighter accentsSpidol hitam di kertas buku bergaris, aksen stabilo
LengthDurasi
8-12 min8-12 menit
Status
Concept and style guide ready. Coming soon.Konsep dan panduan gaya sudah siap. Segera hadir.
Scribble Theory banner: marker doodles of a magnet, gears and an atom on lined notebook paper.

03/10In developmentDalam pengembangan

Si Kantoran

Soal uang, karier, dan tetap waras di kantor

Money, career and work psychology for Indonesian office workers, told through Dimas, a junior staffer in Jakarta.Uang, karier dan psikologi kerja untuk pekerja kantoran Indonesia, lewat cerita Dimas, staf junior di Jakarta.

LanguageBahasa
IndonesianBahasa Indonesia
LookGaya
Clean flat vector with a recurring main characterVektor flat bersih dengan satu tokoh utama
LengthDurasi
8-12 min8-12 menit
Status
Concept and style guide ready. Coming soon.Konsep dan panduan gaya sudah siap. Segera hadir.
Si Kantoran banner: Dimas, a young office worker with glasses and an ID lanyard, in front of a flat city skyline.

04/10In developmentDalam pengembangan

Folded Atlas

Why places are the way they are

Geography: why places, borders, cities and landscapes are the way they are.Geografi: kenapa tempat, batas negara, kota dan bentang alam jadi seperti sekarang.

LanguageBahasa
EnglishBahasa Inggris
LookGaya
Layered papercraft dioramaDiorama kertas berlapis
LengthDurasi
10-14 min10-14 menit
Status
Concept and style guide ready. Coming soon.Konsep dan panduan gaya sudah siap. Segera hadir.
Folded Atlas banner: layered paper hills, pine trees, small houses and a striped lighthouse.

05/10In developmentDalam pengembangan

Atomic Tomorrow

What the past thought the future would be

What the past predicted about the future, and the real history of technology.Ramalan masa lalu tentang masa depan, dan sejarah teknologi yang sebenarnya.

LanguageBahasa
EnglishBahasa Inggris
LookGaya
1950s and 60s magazine ad illustrationIlustrasi iklan majalah 1950-an dan 60-an
LengthDurasi
10-14 min10-14 menit
Status
Concept and style guide ready. Coming soon.Konsep dan panduan gaya sudah siap. Segera hadir.
Atomic Tomorrow banner: a ringed planet, a rocket and starbursts in mid-century ad style.

06/10In developmentDalam pengembangan

Floating World Tales

Myths, legends and true tales of old East Asia

Myths, legends and historical tales from East Asia.Mitos, legenda dan kisah sejarah dari Asia Timur.

LanguageBahasa
EnglishBahasa Inggris
LookGaya
Ukiyo-e woodblock printCetak kayu ukiyo-e
LengthDurasi
10-15 min10-15 menit
Status
Concept and style guide ready. Coming soon.Konsep dan panduan gaya sudah siap. Segera hadir.
Floating World Tales banner: a snow-capped mountain, a red sun and a pine branch in woodblock print style.

07/10In developmentDalam pengembangan

Insert Coin Economics

Economics, explained like a game

Economics, money and business history, explained with game mechanics.Ekonomi, uang dan sejarah bisnis, dijelaskan dengan mekanik game.

LanguageBahasa
EnglishBahasa Inggris
LookGaya
16-bit pixel art with RPG framingPixel art 16-bit dengan bingkai RPG
LengthDurasi
10-14 min10-14 menit
Status
Concept and style guide ready. Coming soon.Konsep dan panduan gaya sudah siap. Segera hadir.
Insert Coin Economics banner: a pixel-art city at dusk behind a game dialog box with the channel name.

08/10In developmentDalam pengembangan

Clay Critters

The strangest animal biology, sculpted in clay

Strange animal biology for a general audience. Not made for kids.Biologi hewan yang aneh untuk penonton umum. Bukan konten anak.

LanguageBahasa
EnglishBahasa Inggris
LookGaya
Claymation look: soft sculpted plasticineTampilan claymation: plastisin yang dibentuk
LengthDurasi
8-12 min8-12 menit
Status
Concept and style guide ready. Coming soon.Konsep dan panduan gaya sudah siap. Segera hadir.
Clay Critters banner: a pink axolotl and a round, segmented bug that look sculpted from plasticine.

09/10In developmentDalam pengembangan

Nusantara Dulu

Kehidupan sehari-hari di Nusantara tempo dulu

Daily life across the Indonesian archipelago, long ago.Kehidupan sehari-hari di kepulauan Nusantara pada masa lalu.

LanguageBahasa
IndonesianBahasa Indonesia
LookGaya
Flat illustration inspired by wayang kulit and batikIlustrasi flat terinspirasi wayang kulit dan batik
LengthDurasi
10-14 min10-14 menit
Status
Concept and style guide ready. Coming soon.Konsep dan panduan gaya sudah siap. Segera hadir.
Nusantara Dulu banner: two sailing ships with red sails on an indigo batik background.

10/10In developmentDalam pengembangan

Quiet Days

Short films for the heavy days

Short wordless animated films for the heavy days: on-screen text and music only.Film animasi pendek tanpa narasi untuk hari-hari yang berat: hanya teks di layar dan musik.

LanguageBahasa
No narration, text and musicTanpa narasi, teks dan musik
LookGaya
A small white figure on darkFigur putih kecil di latar gelap
LengthDurasi
2-3 min2-3 menit
Status
Concept and style guide ready. Coming soon.Konsep dan panduan gaya sudah siap. Segera hadir.
Quiet Days banner: a small white figure sitting near a low golden sun on a dark horizon.

03 ProcessProses

How a video gets madeCara sebuah video dibuat

Yes, we use AI. Every video description says so.Ya, kami pakai AI. Deskripsi setiap video menyebutkannya.

AI makes the pictures and the voices, and helps with the writing. Everything around it is slow on purpose: real sources, checked facts, licensed music, and a person who approves each video before it goes out.AI membuat gambar dan suara, dan membantu penulisan. Semua yang ada di sekitarnya sengaja dibuat pelan: sumber nyata, fakta yang dicek, musik berlisensi, dan seseorang yang menyetujui tiap video sebelum keluar.

  1. 01

    One question, real sourcesSatu pertanyaan, sumber nyata

    Each episode starts from a single question and is researched from books, archives and papers, with every source written down.Setiap episode berangkat dari satu pertanyaan dan diriset dari buku, arsip dan makalah, dengan semua sumber dicatat.

  2. 02

    Checked before it goes inDicek dulu, baru masuk naskah

    Scripts are written with AI assistance. Every historical fact and quote is checked against a primary source before it goes into a script. Anything not yet checked is marked “verify” and stays out.Naskah ditulis dengan bantuan AI. Setiap fakta sejarah dan kutipan dicek ke sumber primer sebelum masuk naskah. Yang belum dicek ditandai “verify” dan tidak dipakai.

  3. 03

    Pictures made with AI, then looked atGambar dibuat AI, lalu diperiksa

    Images are generated with AI tools, following a written style guide for each channel. Each one is checked before use, and people are drawn with skin tones that fit the real place and period of the scene.Gambar dibuat dengan alat AI, mengikuti panduan gaya tertulis untuk tiap channel. Setiap gambar diperiksa sebelum dipakai, dan warna kulit tokoh mengikuti tempat dan zaman asli adegannya.

  4. 04

    No AI letteringTidak ada tulisan buatan AI

    Titles, numbers, labels and subtitles are never generated inside an image. They are added in editing, so the words on screen are exactly the words that were written.Judul, angka, label dan subtitle tidak pernah dibuat di dalam gambar oleh AI. Semuanya ditambahkan saat editing, jadi tulisan di layar persis sama dengan yang ditulis.

  5. 05

    AI voices, licensed musicSuara AI, musik berlisensi

    Narration uses AI text-to-speech voices. Music comes only from free, clearly licensed libraries such as the YouTube Audio Library and Kevin MacLeod (CC BY), always credited.Narasi memakai suara text-to-speech AI. Musik hanya dari pustaka gratis berlisensi jelas seperti YouTube Audio Library dan Kevin MacLeod (CC BY), selalu dengan atribusi.

  6. 06

    Sources and disclosure, every timeSumber dan keterangan AI, selalu

    Every description lists its sources and says plainly that AI helped make the video. Nothing is uploaded or scheduled until a person approves that one video.Setiap deskripsi mencantumkan sumbernya dan menyebut terus terang bahwa AI ikut membuat video itu. Tidak ada yang di-upload atau dijadwalkan sebelum seseorang menyetujui video itu satu per satu.

04 NextSelanjutnya

Launching slowly, on purpose.Meluncur pelan, dan itu disengaja.

Channels will open two or three at a time, so each one gets the attention it needs. There is no newsletter and no sign-up form. When a channel goes live, its link will be added to the lineup above.Channel akan dibuka dua atau tiga sekaligus, supaya masing-masing mendapat perhatian yang cukup. Tidak ada newsletter dan tidak ada formulir pendaftaran. Begitu sebuah channel tayang, tautannya akan ditambahkan ke daftar di atas.

About this site: no cookies, no analytics, no trackers. It only remembers your language choice, in your own browser. Privacy policy.Tentang situs ini: tanpa cookie, tanpa analytics, tanpa pelacak. Situs ini hanya mengingat pilihan bahasamu, di browsermu sendiri. Kebijakan privasi.